Showing posts with label Berita Kendal. Show all posts
Showing posts with label Berita Kendal. Show all posts

Thursday, May 11, 2017

Tiga Petani Ini Divonis Delapan Tahun Penjara, Ratusan Warga Menangis di Pengadilan Kendal




Liputan Kendal Terkini, KENDAL - Lantunan shalawat berubah menjadi tangis histeris setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Kendal membacakan vonis dalam sidang, Rabu (18/1/2017).
Ratusan petani Desa Surokonto Wetan, Kecamatan Pageruyung, Kendal, Jawa Tengah, di luar pengadilan pun tersedu-sedu.
Warga Surokonto Wetan, Pageruyung, Kendal, Jawa Tengah, menangis di luar ruang sidang mendengar putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Kendal, Rabu (18/1/2017).
Situasi ini juga terjadi di dalam ruang sidang.
Warga yang hadir kontan menangis.
Polisi sampai kewalahan menenangkan sebelum membawanya keluar ruangan.
Dalam putusannya, majelis hakim memutuskan tiga petani Surokonto Wetan terbukti bersalah menyerobot lahan milik Perhutani KPH Kendal.
Nur Aziz, Sutrisno, dan Mujiono masing-masing divonis delapan tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.
Majelis terdiri atas hakim ketua Jeni Nugraha serta hakim anggota Monita Sitorus dan Ari Gunawan.

Perkelahian Berujung Maut Terjadi dalam sebuah Ponpes di Kendal, Ini Diduga Sebagai Pemicunya

( Nartikoh menangis histeris begitu tahu anak kandungnya meninggal dunia diduga dianiaya sesama teman di pesantren di Kendal, Jumat 13 Januari 2017 )

Liputan Kendal Terkini, KENDAL -- Kekerasan di dunia pendidikan hingga memakan korban jiwa terjadi di Kabupaten Kendal. Kali ini, seorang santri yang tengah menempuh pendidikan di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kendal, Dimas Khilmi bin Sulasman (18), meregang nyawa di tangan temannya, MA (16).
Peristiwa nahas itu terjadi di asrama ponpes blok I 461, pada Kamis (12/1) malam, sekitar pukul 22.15. Siswa kelas XI itu sudah meninggal saat dilarikan RSUD dr Suwondo, Kendal.
Sumber Tribun Jateng di lingkungan kepolisian yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, kejadian berawal saat Dimas datang ke blok I 461 dan menantang pelaku berkelahi.
Tak pelak, pelaku yang juga masih duduk di kelas XI itu menanggapi tantangan tersebut. "Awalnya cekcok mulut, tetapi lama-lama berujung perkelahian," ujarnya, kepada Tribun Jateng.
Menurut dia, korban yang bertubuh kecil dipukul pelaku dengan tangan kosong sebanyak dua kali mengenai pelipis sebelah kiri. Kemudian, korban dilempar ke arah tempat tidur.
Belum cukup puas, dia menambahkan, pelaku memukul muka korban dan menegakkan badan korban, lalu menendang dadanya.
Teman-teman yang melihat sempat melerai pelaku, tetapi korban yang kembali mendatangi pelaku.
"Belum sampai ke pelaku, korban langsung ambruk tertelungkup dan kejang-kejang," imbuhnya.

Dendam

Sumber itu menyebutkan, perlelahian berujung maut tersebut diduga karena korban menaruh dendam kepada pelaku, menyusul kebijakan ponpes mengenai penanganan pelanggaran disiplin yang dinilai tidak adil.
Hal itu terkait dengan pelanggaran disiplin yang dilakukan pelaku dan empat orang teman korban. Keempat rekan korban dikeluarkan dari pondok, sedangkan pelaku tidak dikeluarkan.
Adapun, Perwakilan Humas RSUD dr Suwondo, Kendal, Dr Mochamad Wibowo mengatakan, pihak ponpes membawa korban ke rumah sakit pada Kamis (12/1) malam, sekitar pukul 22.30.
"Korban dibawa ke rumah sakit sudah dalam keadaan meninggal. Dilihat dari kondisinyanya, korban baru saja tewas 15 menit yang lalu (Kamis malam-Red)," jelasnya.
Wibowo menuturkan, kondisi korban mengalami luka di pelipis sebelah kiri. Pihaknya pun belum mengetahui penyebab kematian siswa kelas XI itu.
"Untuk penyebabnya pastinya akan didalami, kami hanya memeriksa," paparnya.
Wibowo mengungkapkan, pengurus ponpes yang membawa korban mengatakan santri tersebut terjatuh dari tangga dan ditemukan dalam keadaan telungkup.
Adapun, pihak kepolisian maupun pondok tidak bersedia memberikan keterangan secara resmi saat awak media mengkonfirmasi mengenai perisitiwa tersebut.
Sementara itu, ibunda korban penganiayaan menagis histeris saat melihat putra kandungnya Nartikoh begitu tahu anak kandungnya meninggal dunia diduga dianiaya sesama teman di pesantren di Kendal. Dia berharap pelaku mendapatkan hukuman setimpal.

Mirna bakal Beri Peringatan
Bupati Kabupaten Kendal, Mirna Annisa mengaku kaget mendengar adanya perkelahian yang menyebabkan korban jiwa di lingkungan pendidikan di wilayah kerjanya.
 Dia pun berharap ke depan bakal ada sistem yang lebih baik untuk dapat mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali. "Saya akan memberi peringatan agar kejadian ini tidak terulang di dunia pendidikan," tegasnya.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kendal, Akhmad Suyuti juga sangat menyesalkan peristiwa tersebut terjadi di dunia pendidikan, apalagi masih dalam lingkungan pondok pesantren (ponpes).
"Saya berharap pengawasan di lingkungan pendidikan bisa lebih diperketat dan efektif. Peristiwa ini sangat disesalkan," ujarnya. (*)

Presiden Jokowi dan PM Singapura Resmikan KIK Kendal yang akan Ditempati 300 Perusahaan

Liputan Kedal Terkini (OnLine), KENDAL - Setelah sempat ditunda dua bulan lebih, Kawasan Industri Kendal (KIK) telah resmi dibuka. Presiden RI Joko Widodo menandai dibukanya KIK secara resmi, didampingi Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong di Kendal, Jateng, Senin 14 November 2016.
Presiden RI Joko Widodo meminta Menteri Perindustrian atas ketersediaan dan jaminan listrik lancar di KIK. Presiden juga pastikan mudahnya perizinan dan penyediaan lahan untuk pengembangan Kawasan Industri Kendal atau KIK.
"Sebenarnya ada lima bentuk dukungan yang bisa menunjang berjalannya kawasan industri, yakni transportasi, listrik dan gas, air dan sanitasi, sumber daya manusia, serta ekologi," tutur Jokowi dalm sambutan saat peresmian KIK, pada Senin (14/11/2016).
PERESMIAN KIK - Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong meresmikan Kawasan Industri Kendal, Park by the Bay di Jawa Tengah, Senin (14/11/2016).
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menegaskan hubungan di bidang ekonomi antara Singapura dengan Indonesia telah berlangsung lama. PM Lee berharap, capaian itu bisa dipertahankan dan dilanjutkan lagi.
"KIK adalah contoh bagus dalam implementasi kerjasama itu. Semoga ke depan akan ada kesuksesan menyusul seiring berdirinya KIK," harap putra eks Perdana Menteri Singapura, almarhum Lee Kuan Yew, itu.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang dapat kesempatan beri sambutan pertama mengatakan, peresmian KIK adalah momentum sempurna dalam rangka merayakan setengah abad hubungan bilateral Indonesia dan Singapura.
Ganjar berharap, berdirinya KIK mampu turut menjaga hubungan dan kepentingan kedua negara. Terlebih lagi mengingat pemodal KIK merupakan perusahaan asal Singapura, Sembcorp.
PERESMIAN KIK - Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong meresmikan Kawasan Industri Kendal, Park by the Bay di Jawa Tengah, Senin (14/11/2016).
"Sebagai bentuk dukungan, kami dan elemen terkait akan berusaha agar tenaga kerja selalu tersedia mengingat Jawa Tengah juga merupakan provinsi vokasi," kata Ganjar.
Ganjar menambahkan, Jateng memiliki lahan industri seluas 31. 474,04 hektare di beberapa kota, dan 8 di antaranya sudah beroperasi.
Khusus untuk KIK sendiri, Ganjar yakin kawasan yang kini baru seluas 700 hektare itu bisa berkembang pesat dan mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.
"KIK sebagai kawasan industri memililki keunggulan kompetitif dan komparatif‎. Terima kasih banyak atas kepercayaan pengelola dalam berinvestasi di daerah kami," ujarnya.
Sementara itu Pimpinan Kawasan Industri Kendal (KIK), SD Darmono, memiliki target tinggi dalam pengembangan KIK hingga lima tahun ke depan. Pria asal Magelang ini mengatakan, dalam tiga hingga lima tahun ke depan, KIK diharapkan mampu mengembangkan lahan industri hingga 860 hektare.
Daalam rentang waktu tersebut, KIK juga ditargetkan bisa menggamit investor baru hingga mencapai 300 perusahaan.
Dengan jumlah sebanyak itu, Darmono mengkalkulasikan, investasi yang ditanamkan di KIK bisa mencapai Rp 130 triliun dan menyerap atau memberdayakan 500 ribu tenaga kerja. (*)

Wednesday, June 29, 2016

Tempat Wisata Kabupaten Kendal

DAFTAR NAMA TEMPAT WISATA YANG ADA DI KABUPATEN KENDAL :

WISATA ALAM
CURUG SEWU
CURUG SEMAWUR
CURUG CITRO ARUM
CURUG PANGLEBUR GONGSO
CURUG GLAWE
PANTAI SENDANG SIKUCING
PANTAI CAHAYA
PANTAI BARU SENDANG ASIH
PANTAI MUARA KENCAN
PANTAI KARTIKA
PULAU TIBAN
PANTAI NGEBUM KALIWUNGU
GOA KISKENDO
PEMANDIAN AIR PANAS GONOHARJO NGLIMUT
AGROWISATA KEBUN TEH MEDINI
AGROWISATA NGEBRUK PATEAN

WISATA RELIGI
  • Makam Sunan Bromo
  • Makam Kyai Mandurorejo
  • Makam Wali Gembyang
  • Makam Wali Joko
  • Makam Wali Hadi
  • Makam Pangeran Djoeminah
  • Makam Tumenggung Mertowijoyo
  • Makam Sunan Abinowo
  • Makam Kyai Asy'ari
  • Makam Petilasan Krapyak
  • Makam Pengeran Benowo
  • Peziarahan Gua Bunda Maria Ratu
POTENSI KENDAL

Sunday, June 19, 2016

Jalur Pantura Kendal dilanda banjir, lalu lintas lumpuh

 
Kendal (19/6) - Banjir melanda Jalur Pantura Kabupaten Kendal, tepatnya di Kelurahan Ketapang Kecamatan Kendal hingga Kecamatan Brangsong, pada Minggu (19/06/2016) pagi.
Membludaknya air ini disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Blorong, Brangsong. Banjir setinggi betis orang dewasa membuat lalu lintas Pantura lumpuh, dan puluhan motor terpaksa menepi karena kedalaman air sulit ditembus.
Santo (35) warga Korowelang Wetan, Cepiring, mengatakan dirinya hendak pulang setelah bertugas di Semarang sejak Sabtu (18/06/2016) kemarin. Namun kendaraan maticnya gagal mengarungi kedalaman banjir, sehingga ia memilih menunggu air surut.
"Sudah saya coba, tapi daripada malah bikin mesin mati mending saya menepi dulu," katanya.
Banjir di wilayah Kendal mulai terjadi Sabtu sekitar pukul 18.00, dan melanda wilayah Kecamatan Ngampel, seperti Desa Ngampel Wetan, Ngampel Kulon, Jatirejo, dan Rejosari. Wilayah Kecamatan Pegandon, yaitu Desa Puguh dan Dawungsari.
Kemudian Kecamatan Brangsong, seperti Desa Brangsong dan Kebonadem. Sementara di Kecamatan Kendal, banjir menggenangi beberapa lokasi yang berada di tepi Sungai Kendal, seperti Trompo dan Kebondalem.
Kepala BPBD Kendal, Slamet, bersama anggota SAR Bahurekso Kendal telah memantau kondisi banjir di beberapa desa.
Demikian halnya dengan Bupati Mirna Annisa, yang sudah mendatangi dapur umum di Ketapang.
Menurut Anggota SAR Bahurekso Kendal, Chairul Huda, perahu karet untiuk mengevakuasi warga dan bantuan sudah dikirim.
"Kami terus menyisir titik-titik yang rawan, beberapa lokasi memang sudah surut, tapi di titik lain justru baru mulai," ujarnya.

Friday, June 17, 2016

Kehadiran Presiden RI JOKOWI dan Pembagian Sembako

KENDAL (17/6) - Antusias ribuan masyarakat menyambut Presiden Joko Widodo di Kendal, Pesona Presiden Joko Widodo menjadi magnet bagi masyarakat Kabupaten Kendal. Kehadirannya di dua lokasi, dalam rangkaian kunjungannya di Jawa Tengah disambut meriah oleh ribuan masyarakat Kendal.
Hadir di Kelurahan Bandengan, Kecamatan ‎Kendal, pada Jumat (17/06/2016). Presiden yang akrab disapa Jokowi itu bahkan sempat membuat proses pembagian sembako kepada masyarakat yang sebagian besar merupakan nelayan dan masyarakat kurang mampu. Masyarakat berebut ingin menyalami orang nomor satu di Indonesia itu.
Setidaknya dua ribu paket sembako diberikan di dua lokasi berbeda. Selain di Kelurahan Bandengan, Jokowi yang ditemani istrinya Iriana juga hadir di lapangan Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu.
"Meski sebentar yang penting bisa dapat foto bareng Pak Jokowi," kata Rohim, seorang warga yang berhasil mencegat Jokowi sesaat sebelum meninggalkan lokasi di Plantaran.
Hadir pula dalam kunjungan itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono‎, Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Jaswandi, serta beberapa pejabat lain.‎ Sementara pejabat lokal Kendal selain Bupati Mirna Annisa dan Wakil Bupati Masrur Masykur juga turut memadati lokasi. (LKTO-Jurnalistik/FCP)


Wednesday, June 8, 2016

Tentang Kami

Tentang Kami

liputankendalterkini.blogspot.co.id
“Memberikan Informasi, Peristiwa, Kejadian Yang Aktual”

liputankendalterkini.blogspot.co.id adalah sebuah media berita online yang memberikan informasi peristiwa, kejadian seputar daerah lokal Kendal,

Profil :
LIPUTAN KENDAL TERKINI
Didirikan pada tgl 13 November 2014, 


Pengurus :
Ir Ma Wanto
Contact Person :
Kontak : 081513989360
Informasi Jasa Pasang Iklan harian, mingguan, bulanan, dan tahunan
 

Miras, Petasan dan DVD Porno Musnah Digilas Jogjig

KENDAL – Polres Kendal Rabu (08/06) siang memusnahkan ribuan botol  minuman keras dan ribuan petasan. Pemusnahan dengan cara menggilas barang-barang tersebut menggunakan jogjig. Ribuan botol minuman keras dan petasan merupakan hasil Operasi Pekat Candi 2016 yang dimulai sejak 31 Mei 2016. Selain 1.685 botol miras, turut dimusnahkan pula antara lain 155 ciu oplosan, 44 liter ciu gingseng, dan 50 liter tuak dan 18 keping DVD porno yang disita dari pedagang di Pasar Boja.
Pemusnahan barang bukti dilakukan di depan Polres Kendal. Hadir pada acara itu antara lain Bupati Mirna Annisa, Dandim Letkol Inf Piter Dwi Ardianto, Sekda Bambang Dwiyono, perwakilan FKUB, dan sejumlah tokoh masyarakat diantaranya Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal H Muslim. Pemusnahan juga disaksikan para perwira di lingkungan Polres Kendal dan warga sekitar. Pemusnahan barang bukti hasil operasi pekat diawali dengan melemparkan botol minuman ke roda jogjig yang dilakukan Bupati Mirna Annisa, Dandim Piter, Kapolres AKBP Maulana Hamdan, dan diikuti tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Kapolres AKBP Maulana Hamdan, mengatakan, selain menyita ribuan minuman keras, pihaknya juga menyita 1.598 petasan yang terdiri atas petasan korek sebanyak 1.320 biji dan petasan happy flowers sebanyak 278 biji, serta kaset film porno sebanyak 18 keping. Penyakit masyarakat lainnya yaitu premanisme 11 orang, prostisusi mengamankan delapan pasangan yang bukan suami istri hendak berbuat mesum, dan tujuh orang PSK. ”Kami juga membongkar dua kasus perjudian jenis togel,” ungkap kapolres.
Ketua PDM Kendal H Muslim mengapresiasi langkah yang dilakukan Polres Kendal. Operasi pekat itu sebagai wujud polisi untuk mengamankan Kabupaten Kendal. Dia mengatakan, banyak dampak negatif yang ditimbulkan akibat mengonsumsi minuman keras seperti kebrutalan, kekejaman, dan pembunuhan. ”Saya sangat setuju dengan upaya polres, pemkab, dan kodim yang melakukan pemberantasan penyakit masyarakat. Razia terhadap segala penyakit masyarakat, merupakan salah satu ibadah di bulan Ramadan,” katanya. (LKTO-JurnalistikMetroJateng/Editing:CahyoP)

Sopir Meleng, Isuzu Panther Terguling

KENDAL – Sebuah mobil menabrak median jalan dan terguling di jalan pantura Ketapang Kendal Senin (06/06) sore. Diduga kecelakaan ini akibat sopir  mobil yang mengantuk dan tidak konsentrasi. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun mobil bagian depan  ringsek  rusak parah sopir dan penumpang mobil hanya mengalami luka-luka.
Mobil Isuzu Panther bernomor polisi  H 8542 HY melintang ditengah jalan dan terguling. Sebelumnya mobil yang melaju dari arah timur ini, berjalan kencang dan hilang kendali hingga menabrak median jalan. Beruntung sopir dan penumpang mobil hanya mengalami luka sementara mobil ringsek bagian depannya.
Kecelakaan di jalan raya pantura Ketapang Kendal  ini terjadi diduga akibat sopir mobil Restiyono, warga  Desa Tejorejo Ringinarum Kendal mengantuk dan hilang konsentrasi. Saat kejadian kondisi lalu lintas lenggang dan mobil oleng ke kanan.
Menurut keterangan   saksi, ia hanya mendengar bunyi benturan keras dan setelah dilihat kondisi mobil sudah terguling di tengah jalan. “Mobil juga menabrak taman dan median di tengah jalan hingga hancur, penumpang dan sopir mobil keluar melalui kaca samping,” kata Alva  Haryanto, saksi dilokasi kejadian.
Kanit Laka Polres Kendal, Ipda Agus Supriyadi menjelaskan, kecelakaan berawal dari  mobil isuzu  melaju kencang dari arah  Semarang menuju Tegal. Diduga sopir  kelelahan dan mengantuk, sehingga tidak bisa mengendalikan mobil yang oleng ke kanan. Mobil kemudian lepas kendali dan menabrak taman median jalan serta terguling di tengah jalan,” jelasnya.
Arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan karena posisi mobil berada di tengah jalan. Mobil kemudian di derek untuk dibawa ke unit Laka Lantas Polres Kendal. Kecelakaan ini dalam penanganan Satuan Lalu Lintas Polres Kendal. (LKTO-JurnalistikMetroJateng/Editing:CahyoP)

Ngantuk Sambil Nyetir, Sopir Truk Ini Bikin Ringsek Minibus di Kendal

KENDAL – Kaget angkutan kota berhenti mendadak sebuah truk menabrak bagian belakang minibus hingga nyungsep menabrak pagar sekolah. Beruntung tidak ada korban dalam kecelakaan ini, namun minibus ringsek bagian belakang dan menabrak pagar sekolah di pinggir jalan raya pantura Pucangrejo Kendal, Rabu (08/06) pagi.
Minibus bernomor polisi H 1705 BD yang dikemudikan Julianto warga Sukorejo ini, melaju dari arah timur. Sementara truk bernomor polisi E 9584 E juga melaju dari arah timur. Diduga  sopir truk mengantuk dan kaget melihat minibus berhenti untuk menaikan penumpang. Karena jarak terlalu dekat, truk yang berupaya menghindar ke kanan menabrak bagian belakang minibus.
Minibus yang ditabrak terdorong hingga nyungsep ke dalam parit dan menabrak pagar sekolah yang ada di pinggir jalan raya. Menurut sopir minibus, kendaraanya sudah memberi tanda berhenti karena akan menaikan penumpang.
“Saya melihat  truk dari arah belakang melaju kencang dan tidak berupaya menghindar sehingga menabrak bagian belakang minibus. Saya coba tancap gas namun posisi truk sudah dekat sehingga tabrakan tidak bisa dihindari,” jelas . Julianto.
Sedangkan anggota  unit Laka Polres Kendal, Aipda Agung Irwanto mengatakan  sopir truk diduga kurang konsetrasi dan mengantuk sehingga tidak melihat minibus berhenti di lajur kiri. “Meski sudah mencoba menghindar dengan banting kemudi ke kanan namun tabrakan tidak bisa dihindari,” katanya.
Minibus yang ditabrak truk nyungsep ke parit dan menabrak pagar sekolah di pinggir jalan. Polisi yang datang ke lokasi kejadian memeriksa sopir minibus dan truk, sementara evakuasi minibus menunggu derek. Arus lintas di lokasi kejadian sempat tersendat, kasus kecelakaan ini dalam penanganan Satuan Lalu Lintas Porles Kendal. (LKTO-JurnalistikMetroJateng/Editing:CahyoP)

Perlintasan Tanpa Palang di Ringinarum Makan Korban, Satu Wanita Tewas Terseret KA Kaligung

KENDAL – Perlintasan tanpa palang pintu di Desa Purworejo Kecamatan Ringinarum Kendal Rabu (08/06) siang memakan korban. Pasangan suami istri warga Gringsing Batang, ditabrak Kereta Api (KA) Kaligung yang melaju dari arah barat. Satu orang tewas di lokasi kejadian, sementara satu lainnya mengalami luka parah dan dilarikan ke RSI Weleri Kendal.
Sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi G 3313 ZC ringsek dan terpental hingga lima puluh meter, setelah ditabrak KA Kaligung jurusan Tegal-Semarang. Pengendara sepeda motor pasangan suami istri, Buhari (34) dan Ponirah (25) warga Dusun Morosari Desa Yosorejo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang ikut terpental.
Ponirah yang membonceng tewas dilokasi kejadian, karena luka parah dikepala sedangkan Buhari mengalami luka serius di kaki. Kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu ini diduga akibat pengedara sepeda motor yang kurang berhati-hati.
Kanit Laka Polres Kendal, Ipda Agus Supriyadi mengatakan, KA Kaligung melaju dari arah barat. Sementara sepeda motor korban berjalan dari utara hendak menyeberang ke selatan. “Diduga pengendara motor kurang berhati-hati dan kaget melihat kereta api sudah dekat,” katanya.
Dikatakan, pengendara sepeda motor sempat menginjak rem namun bagian depan motor tertabrak KA Kaligung yang melaju kencang. Kedua korban dan sepeda motor terpental dan terseret, hingga lima puluh meter. “Korban yang membonceng tewas di lokasi kejadian sementara suaminya mengalami luka parah,” imbuhnya.
Korban tewas dibawa ke kamar jenasah, RSI Weleri Kendal sedangkan korban luka mendapat perawatan di ruang IGD. Menurut Buhari, saat kejadian ia hendak mengambil titipan barang di Desa Purworejo. “Saya mengikuti mobil yang sudah menyeberang, namun ketika sudah dekat dengan rel kaget jarak KA Kaligung sudah dekat,” ujarnya.
Buhari menginjak rem, namun posisi kendaraanya sudah berada dekat dengan rel sehingga tertabrak dan terpental. Polisi yang datang ke lokasi kejadian, memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian. Sepeda motor korban yang ringsek dievakuasi ke mobil patroli. Kasus kecelakaan ini dalam penanganan Satuan Lalu Lintas Polres Kendal. (LKTO-JurnalistikMetroJateng/Editing:CahyoP)

Tiap Sore, Ada 300 Takjil Gratis Buat Pengguna Jalan Pantura Kendal

KENDAL – Setiap hari di bulan Ramadhan lebih dari 300 gelas berisi es buah dan kolak dibagikan ke pengguna jalan yang melintas di Pantura Kendal tepatnya di perempatan Masjid Agung. Takjil ini berasal dari sumbangan  pemilik toko peralatan olahraga 'CEMERLANG', di depan Masjid Agung yang ingin berbagi dengan pengguna jalan.
Pembagi Takjil Eko mengatakan, jumlah takjil yang dibagikan sekitar 200-300 buah. “Pemberian takjil ini sudah rutin dilakukan tiap tahun di masjid. Tapi karena di masjid sudah banyak, maka takjil dibagikan di luar masjid.   Pembagian takjil ini akan dilakukan tiap sore, jumlahnya sekitar 200-300 buah,” jelasnya.
Sementara itu anggota Takmir Masjid Agung Kendal, Agus Mustofa mengatakan, di Masjid Agung Kendal tiap hari menyediakan makanan untuk berbuka puasa, berupa bubur ayam dan minuman. “Setelah mengikuti pengajian bakda Ashar, para jamaah disediakan makanan untuk berbuka puasa, dari pada  harus pulang kerumah”jelas Agus. (LKTO-JurnalistikMetroJateng/Editing:CahyoP)

Bocah SD Asal Kendal ini Ngeyel Waktu di Tilang Polisi

Kendal -Bocah Asal Kendal ini Ngeyel Waktu di Tilang Polisi , Apa yang anda lakukan saat ketilang polisi lalu lintas? takut karena tidak membawa surat-surat kendaraan?. Polisi lalu lintas bisa menjadi momok menakutkan bagi pengendara yang tidak memiliki surat atau kelengkapan berlalu lintas.
Apalagi bagi anak-anak yang nekat membawa motor di jalan raya. Biasanya saat anak-anak terjaring razia oleh polisi lalu lintas, mereka akan merengek-rengek minta ampun atau justru menangis. Tapi Bocah Asal Kendal Ngeyel Waktu di Tilang Polisi
Video yang di upload oleh akun Facebook Ramdan Shella telah ditonton sebanyak 1,3 juta tayangan dan  dibagikan 36.170 kali menjadi sorotan di media sosial.  Video yang berdurasi 3 Menit 43 detik tersebut merekam seseorang bocah yang mengendarai sepeda motor dengan nomor H 6101 RU di tilang oleh polisi lalu lintas yang bernama santoso.

Bukannya menyesal dan minta maaf, sang anak malah beradu argumen dengan polisi itu. Anak kecil yang sepertinya tak mau ditilang itu terus mendebat Polisi dengan alasan-alasan yang bikin geli. Tak ayal hal ini langsung direkam oleh masyarakat yang menyaksikan.

Dalam video yang diunggah oleh pengguna Facebook bernama Ramdan Shella, bocah itu terlihat membuat alasan dengan raut muka putus asa yang malah jadi kocak. Dalam argumen polisi dan anak kecil ini, terdengar suara tertawa dari orang sekitar.

Penasaran seperti apa videonya? Simak yuk, di bawah ini.

Monday, May 23, 2016

Bangunan Milik Ahmadiyah Dirusak



KENDAL, Sebuah bangunan yang diduga digunakan untuk kegiatan jamaat Ahmadiyah, di Desa Purworejo Kecamatan Ringinarum Kendal Minggu (22/05) malam  dirusak ratusan warga. Pengerusakan ini dilakukan karena, warga geram terhadap aktivitas pembangunan, yang diprotes warga ini, kembali dilanjukan.
Hingga Senin (23/05) pagi, bangunan yang berada di Dukuh Laban Desa Purworejo Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal ini dipasang garis polisi setelah dirusak ratusan warga.  Sejumlah barang yang ada di dalam bangunan juga ikut dirusak, termasuk dinding bangunan yang jebol dan atap yang diturunkan. Menurut warga sekitar, aktivitas di dalam bangunan tersebut diduga dilakukan jamaat Ahmadiyah.
Warga sekitar sejak awal sudah menolak pembangunan tempat kegiatan jamaat Ahmadiyah ini dan sempat dihentikan pembangunannya. Namun pemilik bangunan tetap melanjutkan pembangunan sehingga warga kesal.
Yatin, warga yang berada di depan bangunan tersebut mengaku, tidak melihat persis siapa warga yang melakukan pengerusakan ini. “Kondisi saat kejadian gelap dan turun hujan deras. Jumlahnya banyak, seratusan orang,'' katanya.
Sementara itu Kepala Desa Purworejo, Ali  Muhtadi mengatakan, awalnya pihak desa sudah meminta kepada pemilik bangunan untuk tidak melanjutkan karena warga resah dan menolak.
“Namun pemilik tetap melanjutkan dengan mendatangkan pekerjauntuk membangun atap bangunan. Warga yang melihat kegiatan pekerjaan ini sontak marah dan melakukan pengerusakan bangunan,” jelasnya.
Kades sendiri mengaku, aksi pengerusakan ini dilakukan warga namun tidak mengenali siapa saja warga yang ikut. “Saya tidak bisa mencegah karena jumlahnya banyak dan saat kejadian cuaca hujan deras dan kondisi di lokasi juga gelap,” imbuh kades.
Hingga Senin pagi, kondisi di lokasi kejadian masih dipasang garis polisi. Warga sekitar yang penasaran hanya melihat puing-puing bangunan yang dirusak warga.(rafa haedar-01)

Wednesday, May 11, 2016

Semarak HUT SMKN 4 Kendal ke 11 Bertema ‘Spirit of Skanifo’

*Mulai Servis Mobil, Color Party Hingga Pelepasan Kelulusan Siswa

 Tahun ini, semarak HUT SMKN 4 Kendal ke 11 Bertema “Spirit of Skanifo”. Seperti apa? NUR KHOLID MS, Kendal

MELIHAT – Kepala SMKN 4 Kendal Drs Kusdarmanto didampingi Waka Humas, Drs Fahrur MM,melihat teknisi PT Nasmoco yang dibantu siswanya saat menservis mobil Pahe dari masyarakat.
NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN
SETIAP tahun tanggal 14 Mei, SMKN 4 Kendal ulang tahun. Tahun ini, HUT SMKN 4 Kendal yang ke 11 menggandeng PT Nasmoco, Jalan Pemuda Semarang, menggelar servis mobil paket hemat (Pahe) bagi warga SMK dan masyarakat Kendal di lapangan sekolahan.
Dalam servis mobil Pahe itu, selain ditangani oleh tenaga ahli teknisi handal dari PT Nasmoco juga melibatkan tenaga dari kalangan siswa SMKN 4 Kendal sebagai tenaga pembantu marketing PT Nasmoco.
Mereka berasal dari semua jurusan, seperti, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL),Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Jasa Boga (JSB), dan Agribisnis Perikanan (AP) serta Nautika Kelautan dan Pelayaran (NKPI). Sebelum terjun ke lapangan, siswa sudah mendapatkan training memasarkan voucher ke konsumen. Tak hanya itu, mereka dan pendidik juga diberikan seminar dari PT Nasmoco dengan materi tentang dunia kerja.
“Harapannya, dengan adanya kegiatan ini dapat terjalin lebih erat kerjasama antara SMKN 4 Kendal dengan PT Nasmoco, sehingga dapat berlanjut serta ini juga dapat dijadikan referensi pada studi, khususnya untuk proses belajar mengajar pada jurusan TKR baik di sekolahan maupun di dunia industri (Dudi),” kata Kepala SMKN 4 Kendal Drs Kusdarmanto didampingi Waka Humas SMKN 4 Kendal, Drs Fahrur MM, pada www.radarpekalongan.com, Rabu (11/10).
Pada kegiatan servis mobil Pahe itu berlaku bagi segala jenis mobil. Ada empat jenis Pahe yang ditawarkan pada servis mobil tersebut, yakni, pahe 200 ribu untuk ganti oli dan servis 24 item, Pahe 250 ribu ganti oli servis 24 item dan rem, dan Pahe 250 ribu berupa ganti oli servis 24 item plus mesin, serta Pahe 300 ribu ganti oli, servis 24 item serta cek mesin plus rem.
“Servis mobil ini digelar selama tiga hari, yakni, tanggal 10,11 dan 12 Mei 2016. Setiap harinya dimulai pukul 08.00 sampai pukul 16.00. Setidaknya, ada 20 mobil dari kalangan konsumen yang antri diservis di dalam setiap harinya,” tukas Kusdarmanto.
Masih dalam rangka merayakan hari jadinya itu, SMKN 4 Kendal yang terletak di Jalan Raya Soekarno-Hatta, juga menggelar bakti sosial ke panti asuhan, penanaman bibit pohon, pentas seni, kegiatan sosial dan keagamaan seperti donor darah bekerja sama dengan PMI Kendal dan pengajian memperingati Isra Miraj yang diikuti guru dan siswa-siswi serta seminar.
“Juga ada jalan sehat dengan rute sekitar lima kilometer dan melalui Dusun Purwokerto, Desa Brangsong dan kembali ke sekolah. Setelah jalan sehat dilanjutkan penanaman 300 bibit pohon yang bekerja sama dengan MPC Pemuda Pancasila Kendal,” kata Kusdarmanto.
Kusdarmanto menambahkan, puncak acara yakni pentas seni di lapangan halaman sekolah. Dalam kegiatan itu, pihaknya bekerja sama dengan MTV Exit yang menghadirkan fashion skanifo, audisi band tingkat Kabupaten Kendal.
“Pentas seni juga bakal dimeriahkan Grup band Srempet Gudal dan Ibarat Skata yang digelar merupakan puncak dari rangkaian acara peringatan HUT SMKN 4 Kendal. Pelepasan peserta didik setelah kelulusan kami laksanakan 24 Mei 2016,”pungkas Kusdarmanto (*)
Sumber: Radar Pekalongan
Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

 

Sebelum UN, SMPIT Robbani Kendal Salat Dhuha

KENDAL – Para siswa SMPIT Robbani Kendal melakukan salat dhuha dan doa bersama, dengan tujuan agar diberi kemudahan saat melaksanakan Ujian Nasional (UN). Pelaksanaan UN sendiri untuk tingkat SMP/MTs telah dilangsungkan sejak Senin kemarin (9/5).
Waka Kurikulum SMPIT Robbani, Bahrul Ulum, ditemui di kantornya, Rabu (11/5), mengatakan, salat dhuha dan doa bersama dilakukan di mushola sekolah setempat, sebelum dimulainya pelaksanaan UN. Menurutnya, pelaksanaan sholat dhuha diharapkan dapat memudahkan para siswa di sekolah tersebut dalam mengerjakan soal-soal ujian dan mendapatkan nilai yang memuaskan.
“Dengan ini, para siswa mencoba memohon kepada Allah SWT supaya diberi kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan soal-soal UN. Tidak hanya itu, bahkan kami juga memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mendoakan orangtua mereka, sebagai wujud memuliakan bapak dan ibu,” ujarnya.
Pada tahun angkatan 2015/2016 ini, jumlah siswa di SMPIT Robbani Kendal tercatat ada 46 murid yang melaksanakn UN. Mereka dibagi menjadi tiga ruangan untuk mengikuti UN tersebut, karena tiap ruang maksimal hanya boleh diisi 20 anak. “Dua ruangan terdiri atas 20 anak dan satu ruang hanya diisi 6 anak,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala SMPIT Robbani Kendal, Ahmad Saefudin, mengungkapkan, sebenarnya sholat dhuha selalu dilakukan tiap hari sebelum pelajaran jam pertama dimulai. Bahkan anak-anak dan para guru melaksanakan sholat dhuha sampai delapan rakaat. “Namun ini karena pelaksanaan UN, waktu masuknya mepet, maka sholat dhuha hanya dua rakaat saja,” paparnya.
Tidak hanya itu, para siswa SMPIT Robbani Kendal yang mengikuti UN juga diberikan snack setelah menyelesaikan hal tersebut. Tujuannya, agar para siswa bisa merasa senang dan nyaman dalam melaksanakan UN. Snack dibagikan di aula sekolah untuk dimakan bersama-sama. “Pemberian snack agar anak-anak fresh kembali setelah mengerjakan soal-soal UN,” katanya. (yog)
Penulis: CahyoP | Liputan Kendal Terkini (OnLine)
Redaktur: -

15 Sekolah di Kabupaten Kendal Siap UNBK

KENDAL – Sebanyak 15 sekolah di Kabupaten Kendal menyatakan siap menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2016 ini. Sekolah tersebut terdiri atas tujuh SMA dan delapan SMK. SMA yang dipastikan siap diantaranya SMAN 1 Kendal, SMAN 1 Boja, SMAN 1 Kaliwungu, SMAN 1 Cepiring, SMAN 1 Weleri, SMAN 2 Kendal, dan SMA NU 03 Mualimin Weleri. Sedangkan untuk SMK yang ikut UNBK, yaitu SMKN 1 Kendal, SMKN 2 Kendal, SMKN 3 Kendal, SMKN 4 Kendal, SMKN 5 Kendal, SMK Bina Utama Kendal, SMK NU 01 Al Hidayah Kendal, dan SMK Muhamadiyah 1 Weleri.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kendal, Drs Muryono SPd MPd, Senin (29/2), mengatakan, Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA dan sederajat akan dilaksanakan 4-6 April untuk ujian tertulis, dan UNBK 4-15 April mendatang. Sementara itu, untuk SMP dan sederajat akan dilangsungkan pada 9-12 Mei. “Sebanyak 15 sekolah telah memastikan diri untuk mengikuti UNBK. Ini merupakan peningkatan yang luar biasa karena pada tahun 2015 kemarin, hanya ada tiga sekolah saja yang menyatakan siap yakni SMAN 1 Kendal, SMKN 2 Kendal, dan SMK NU Kendal,” ulasnya.
Menurut Muryono, saat ini sekolah yang akan menggelar UNBK, telah menyiapkan diri dengan cara menggelar latihan atau try out menggunakan komputer, kepada para siswanya. Sehingga ketika pelaksanaannya nanti, diharapkan bisa memperoleh hasil yang maksimal. “Latihan dimaksudkan agar siswa memahami juklak dan juknisnya, sehingga perlu adanya pelatihan agar persiapannya dapat matang,” tambahnya.
Dikatakan, untuk pelaksanaan UNBK tingkat SMP, di Kabupaten Kendal belum ada yang siap, khususnya dalam ketersediaan Laboratorium dan komputer yang memadai. Namun, lanjut Muryono, pihaknya berjanji akan mengupayakan hal tersebut dapat terwujud pada tahun ajaran 2016-2017 mendatang. “Sejauh ini sudah kami pikirkan untuk pelaksanaan UNBK bagi SMP, namun hal tersebut membutuhkan kesiapan pemenuhan sarana dan prasarana penunjangnya, terlebih dahulu. Sehingga pada tahun ajaran 2016-2017, diperkirakan sudah ada SMP yang akan mnyelenggarakan UNBK,” katanya.
Ditambahkannya, di Kabupaten Kendal, jumlah peserta ujian nasional untuk SMA dan sederajat pada tahun 2016 ini, tercatat keseluruhan ada 12.202 siswa. Adapun rinciannya yaitu SMA ada 3.684 siswa, SMK ada 6.133 siswa, MA ada 1.185 siswa, SMA LB 2 siswa, dan Paket C ada 1198 siswa. Sedangkan jumlah siswa SMP dan sederajat, yang ikut UN semuanya ada 16.357 siswa. Terdiri atas SMP 11.369 siswa, MTs ada 4.082 siswa, SMPLB 4 siswa, dan Paket B / Wustha ada 902 siswa.
Terpisah, Kepsek SMK Bina Utama, Christianto Wibowo, mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan sekitar 200 komputer yang diperuntukkan bagi 502 orang siswanya yang akan mengikuti UNBK pada UN tahun 2016 nanti. Komputer-komputer tersebut tersebar di enam Laboratorium sekolahnya. “UNBK pelaksanaannya satu hari satu mata pelajaran, sedangkan untuk para siswanya akan dibagi ke dalam tiga shift. Sehingga mereka akan mengerjakannya secara bergantian. Kami tahun ini telah terdaftar di server pusat, mudah-mudahan pelaksanaannya berjalan lancar dan tidak ada hambatan,” ulasnya. (CahyoP)
Penulis: CahyoP | Liputan Kendal Terkini (OnLine)
Redaktur: -

Thursday, February 18, 2016

Sungai Kedung Boto, Lokasi Arung Jeram Menegangkan di Kendal

KENDAL – Bagi Anda yang menyukai tantangan dan ingin memacu adrenalin, mungkin lokasi wisata di Kabupaten Kendal ini dapat menjadi alternatifnya. Terletak di Dusun Genting, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kendal. Desa Getas merupakan salah satu desa wisata yang memiliki berbagai tempat yang dapat digunakan untuk rekreasi bagi masyarakat.
Meski berada di Kecamatan Singorojo, akses masuk ke desa ini justru lebih mudah dilalui dari Kecamatan Limbangan Kendal. Sekitar 20 kilometer arah selatan kota Kendal maupun kota Semarang, desa yang berada di lereng gunung ini memiliki panorama yang mempesona dengan kesejukan udaranya.
Di desa ini, terdapat Sungai Kedung Boto, atau yang juga disebut sebagai Kedung Wali. Penamaan Kedung Wali karena konon, dulu di tempat ini menjadi persinggahan Wali untuk syiar agama Islam.
Sungai yang airnya jernih ini, memiliki bebatuan dengan struktur penataan yang rapi, padahal tumpukan batu di tepi sungai merupakan hasil proses alam selama ribuan tahun. Bebatuan ini memang sangat unik dan indah. Berbetuk kubus, berderet-deret, dan berwarna mengkilat. Apalagi dipadu dengan arus sungai yang deras dan jernih. Sepanjang mata memandang, batu-batu kotak memenuhi tepian sungai, bertumpuk ke atas hingga menjadi tebing.
Sungai dengan panjang sekitar 1400 meter tersebut, dapat menjadi wahana memacu adrenalin dengan arung jeram. Pengunjung dapat menikmati perjalanan menegangkan menyusuri sungai dengan durasi 1 hingga 2 jam.
Para pengunjung menikmati permainan di lokasi Sungai Kedung Boto. (red-LK)
Para pengunjung menikmati permainan di lokasi Sungai Kedung Boto. (LKTO/Kendal)
Namun, pengunjung tak perlu khawatir karena akan ditemani oleh pemandu dan menggunakan peralatan agar aman dan nyaman ketika mengarungi sungai sedalam 6-10 meter ini. Selain itu, terdapat air terjun yang sangat indah bagi pengunjung. Disana pengunjung dapat beristirahat sejenak untuk menikmati alam yang terdapat di sekitar sungai.
Di tempat ini juga terdapat pohon tua yang memiliki akar bergelantungan. Ketika berwisata disini, pengunjung dapat bermain ayunan akar di atas sungai sambil menikmati keindahan bebatuan alam.
Anak-anak muda setempat yang mengelola tempat ini, telah mendapatkan pelatihan untuk menjaga dan mengawasi para pengunjung. Mereka juga menyewakan pelampung dan helm untuk keamanan. Memang belum ada semacam gapura atau petunjuk arah yang permanen karena lokasi ini terbilang baru, dan resmi dibuka pada Januari 2015. Namun, masyarakat sekitar akan bersedia menunjukkan arah menuju lokasi wisata tersebut. (Jurnalistik-LKTO/FCP)

Santosa Stable, Wisata Berkuda dan Bertani di Kendal

Salah satu kuda yang digunakan untuk pacuan di Santosa Stable, Kendal. (LKTO/Kendal)
Kendal –Santosa Stable dapat menjadi salah satu objek wisata yang memacu adrenalin. Lokasi wisata yang terletak di Dusun Lendoh, Desa Leban, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal ini berjarak sekitar 25 km dari Bandara Internasional Ahmad Yani atau sekitar 1 jam perjalanan dengan mobil dari pusat Kota Semarang.
Santosa Stable merupakan tempat olahraga pacuan kuda yang bertaraf internasional dan didukung oleh instruktur profesional. Tempat ini menawarkan pengalaman berkuda untuk hiburan maupun keperluan yang lebih serius seperti sekolah berkuda bagi pemula atau pelatihan intensif bagi atlet untuk persiapan kompetisi.
Berada di bawah lereng gunung Ungaran, Jawa Tengah, pengelola tidak hanya memberikan fasilitas berkuda yang lengkap tapi juga menawarkan suasana alam yang menawan seperti persawahan, perkebunan, dan sungai.
Wisata yang mulai dirintis sejak bulan Januari 2015 lalu, sudah memiliki beberapa member kursus berkuda. Minat pengunjung yang datang untuk belajar berkuda cukup memuaskan. Beberapa pengunjung berasal dari berbagai daerah, diantaranya Semarang, Yogyakarta, dan Magelang. Untuk memanjakan pengunjung, tersedia fasilitas seperti restaurant, cafe, penginapan, area bermain anak, dan area berkuda yang luas dengan pemandangan perbukitan asri, wisata berkuda yang memacu adrenalin, outbond, ataupun belajar pertanian.
Selain wisata berkuda, Santosa Stable juga membuka sekolah berkuda yang banyak diminati dari berbagai kalangan usia. Sedikitnya 80 siswa yang sudah terdaftar untuk berlatih menunggang kuda. Mulai usia 6 tahun hingga Lansia pun bisa berlatih, asalkan mampu dan memiliki fisik yang kuat untuk berkuda.
Santosa Stable merangkul masyarakat desa seperti para pemudanya untuk dapat meningkatkan perekonomian. Untuk itu, pengelola Santosa Stable yang tak lain juga seorang atlet berkuda mencoba membuat desa wisata yang dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Pengunjung hanya perlu merogoh kocek Rp.5.000+Air Mineral untuk masuk ke tempat wisata berkuda. Santosa Stable buka selama 6 hari dalam seminggu, mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.30 WIB.
Tak hanya hiburan saja yang didapatkan dari wisata maupun sekolah ini, tetapi juga ilmu yang diperoleh yaitu melatih jiwa dan mental dalam menundukkan kuda yang ditungganginya. (Jurnalistik-LTKO/FCP)

Bupati Cantik ini Akan Rutin Salat Subuh Keliling Kendal dan Sapa Warga

Kendal - Bupati termuda di Jawa Tengah, yaitu Bupati Kendal, Mirna Annisa memiliki program yang unik, yaitu melakukan Shalat Subuh berjamaah bersama warga. Hal itu akan dilakukan di 285 Desa yang menjadi wilayah pemerintahannya.

Mirna mengatakan progran tersebut dilakukan sebagai ibadah dan bentuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Menurutnya, pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk berkomunikasi.

"Buat saya, mencari komunikasi yang enak itu mulai pagi hari. Setelah bangun pagi kita fresh. Sesuai dengan ajaran agama saya, saya muslim, pada saat pagi kita lebih tenang," kata Mirna usai dilantik di Lapangan Simpang Lima Semarang, Rabu (17/2/2016).

Ia berharap dengan komunikasi tersebut aspirasi masyarakat bisa mudah sampai kepadanya dan segera mendapatkan tidak lanjut. Pemilihan waktu di pagi hari juga dianggap tidak megganggu jam kerja maupun waktu istirahat.

"Mudah-mudahan aspirasi yang saya serap ini menjadi aspirasi lebih baik dan dilaksanakan.  Tidak mengganggu jam-jam malam maupun jam tugas," terangnya.

Selain program Shalat Subuh berjamaah, ia juga berjanji akan memperbaiki infrastruktur daerahnya dalam lima tahun masa jabatan. Pihaknya akan gencar berkoordinasi dengan Pemprov Jateng dan pusat demi perbaikan infrastruktur.

"Terkait infrastruktur Insya Allah akan ada perubahan di Kabupaten Kendal. Di sana dalam waktu dekat sebelum masa usai 5 tahun, Kendal berubah secara infrastruktur," tegas Mirna.

Terkait latar belakangnya sebagai dokter, Mirna juga menyoroti soal kesehatan perempuan dan anak. Selain itu di Kendal juga belum banyak fasilitas untuk perempuan di tempat atau fasilitas umum.

"Saya akan konsen ke kesehatan terutama kesehatan perempuan dan anak. Program seacara fisik akan disesuaikan dengan kebijakan Provinsi, setelah itu akan saya lihat karena banyak fasilitias umum yang belum menyediakan fasilitas untuk perempuan," tutur alumni Universitas Islam Sultan Agung Semarang itu.
(Jur-LKTO/FCP)